Bahasa Inggris Lanjutan dan Data & Teknologi Multimedia
Senin, 25 Juni 2012
BAHASA INGGRIS LANJUTAN
Jadi sesungguhnya, sebelum UAS, si bapak dosen ini ngasih tau kalo bakal ada 50 soal PG dan essai.
Doi bilang kalo soal PGnya bakal diambil dari soal-soal toefl online part 8-11 dan essainya bakal berkaitan tentang IT Implementation.
Berbekal wejangan darinya, gw pun belajar bagian yang disebutkan itu.
FYI, CUMA belajar bagian itu.
Dan ternyataaaa...
Di hari H,
Gw lempeng aja masuk kelas dan buka kertas soal dengan pedenya.
Ngerjain PG No 1-25 lancar. Ada semua di soal toefl online yang udah gw isi kemarin.
Begitu baca no. 26...
GLEK.
Soal yang baru gue liat.
27 28 29 sampai 50 juga belum pernah gw liat sebelumnya.
GYAAAAA
Hancur sudah harapan gw berleha-leha ngerjain soal ga pake mikir lagi. Tapi Teteup emang yah namanya ujian mah kalo ga mikir ga ada gregetnya. #positiveThinking :p
Jadilah gw kemudian harus mikir-mikir lagi sebelum nyontreng jawaban.
Dan essai yang muncul adalah ini :
All technology can be shaped and used in different ways. In the 1970s, apprehensions
about the advance of computer technology were evident in many quarters. The main
fear was that information technology could constitute a threat to employment, work
environment and personal integrity. This unrest was manifest in many ways, and
initiated research on the influence of computer technology on working life. However,
by the 1980s, the critical attitude to the technology changed to a positive one. Now, it
became a matter of harnessing the many opportunities offered by the new technology,
through interdisciplinary and applied research, rather than questioning its existence.
The fairly extensive research that followed in this discipline in Sweden has been given
the generic name here of ITW; in other words, research and development focusing on
the design, implementation and use of information and communications technology in
working life. Most of the programmes in this field in the mid-1980s and onwards were
financed by VINNOVA and its predecessors in the state-financed research sector.
1
This report presents an analysis of the impact that a selection of these research
programmes and projects has had on the socio-political and socio-economic goals of
growth, democracy, competence and work environment. The analysis has been carried
out from three different perspectives; a working-life perspective, an IT perspective and
a research perspective. Each perspective has been characterised by both successes and
setbacks.
Entah bagaimana, dengan sedikit kata-kata yang gw inget (biggest fear, focus on design implementation, working life), berhasil menemukan paper ini di google.
Thank's, mbah :>
Itu juga paragraf yang baru pertama kali gw liat. Ya di kertas soal UAS bahasa inggris.
Pertanyaannya, dia meminta penjelasan dari 2 kalimat di paragraf itu soal main fear dan focus IT development. Yah begitulah.
Karena gw suka mengarang-ngarang cerita #eh, maka tiada masalah.
Gatau sih kalo buat yang meriksa bakal ada masalah atau engga. #okay
***
DATA DAN TEKNOLOGI MULTIMEDIA
Karena ujiannya open, jadi gw cukup bisa tenang menghadapinya.
Gw cukup memasukkan materi ke ponsel. Dan langsung pede melenggang ke ruang ujian.
Pas pengawas dateng dan bagiin soal, "Silakan yang bawa komputer boleh dibuka."
Gw dan beberapa orang lainnya dengan santai ngeluarin hp.
Trus si pengawas lanjut lagi, "Kalo hp ga boleh ya."
GUBRAK.
Terus apa kabar gw?
Emang iya sih di lembar soal cuma ditulis open book & computer.
Ta ta tapi kan bu bu bukannya?
Ah ini sungguh tidak adil.
Gw menjadi korban ketidakberesan sistem. #apasih
Akhirnya gw keluar berusaha mencari pinjaman komputer atau apalah itu.
Sayangnya temen-temen gw juga pas banget ujian jadi cukup sulit mencari orang yang bisa dipalak.
Beruntungnya, di tengah kebingungan gw dan melsha, muncullah ani membawa beberapa kertas materi DTM. Ternyata dia mau fotokopi. Dia juga ga bawa modal ujian. Dia juga sama kayak gw.
:')
Dan kami pun akhirnya berjalan beriringan menuju tempat fotokopi~
-Happy End-
EEEH Belom!!
Perlu digaris bawahi, itupun gw ga bisa bayar fotokopian. GW NGUTANG.
Udah ga bawa modal materi, ga bawa duit pula. Malu-maluin banget idup gw ini. :'(
Setelah buru-buru ke tukang foto kopi dan balik sekitar 15 menit kemudian (untungnya masih boleh masuk) kita langsung buru-buru jawab itu soal. Dan untungnya lagi masih keburu.
Berkat materi Yogi yang kami fotokopi itu, kami bisa selamat melewati UAS DTM ini dengan damai sentosa.
Kalo ga megang tu materi, walaupun masih bisa tapi pasti bakal kebanyakan galaunya. =.=
Nah, sebagai wujud rasa syukur saya, akan saya provide soal yang tadi diberikan oleh pak Hari.
Yang gw inget soal essai ada 4.
1. Perbedaan Raster dan Vektor
2. Hubungan kualitas dan ukuran video. Mengapa video perlu di compress
3. MPEG dan macamnya
4. Codec
***
Oke. Sekian reportase UAS kali ini.
Fortunately, setelah 2 Ujian ini saya libur selama 8 hari hingga Rabu di minggu yang akan datang.
BANZAI!!!
Selasa, 26 Juni 2012
Kamis, 21 Juni 2012
Segelintir pikiran tentang j*doh
Kamis, 21 Juni 2012
Kalo ga jodoh, mau dikejar kemanapun dan bagaimanapun pasti akan ada masalah yang bisa bikin lo pisah.
Tapi kalo udah jodoh, mau pergi kemanapun nantinya pasti akan ketemu lagi.
Percaya ga sama kalimat di atas?
Gw pribadi percaya banget loh.
Apalagi setelah mengalami kejadian baru-baru ini yang membuat gw semakin sadar akan masalah jodoh-jodohan ini.
Soal simple aja dan ga perlu mikir jauh-jauh, jodoh sama benda.
Kok jodoh sama benda? Lo udah gila ya, win saking desperatenya?
Hello? Bukan gitu. *Toyor*
Baca dulu cerita gw, nih nih.
Beberapa hari yang lalu, gw sempet nemu baju yang lagi sale di OL shop. Karena gw suka modelnya dan harganya terjangkau pula, tanpa pikir panjang gw langsung pesen baju itu.
Padahal siangnya gw udah nahan-nahan keinginan untuk beli kaos karena ada beberapa hal yang masih gw butuhkan. Eeeh malemnya malah sukses mesen baju. -.-
Besoknya, saat itu baju sampe di rumah, ternyata gw harus kecewa ketika menemukan kerusakan yang tergolong 'lumayan' di baju itu.
Sebenernya sih ada beberapa opsi, antara benerin itu baju atau kirim balik ke OL shopnya.
Setelah menimbang dan berpikir akhirnya keputusan gw jatuh pada opsi ke dua, yaitu mengembalikan itu baju ke asalnya sekaligus mengembalikan jumlah saldo gw ke angka sebelumnya. :'(
Padahal jujur gw suka baju itu. :'(
![]() |
| Sayonara.. *lambaikan sapu tangan* |
Karena belakangan gw jadi mikir kalo Tuhan (Allah) belum meridhoi baju ini untuk jadi milik gw.
Mungkin saat itu gw memang belum diizinkan beli baju dan ga seharusnya memiliki baju ini, jadi walaupun itu baju udah ada di tangan gw, gw harus bisa melepaskannya lagi.
***
Beda lagi sama hal lain yang gw alami.
Kali ini pengalaman bersama sandal.
Waktu itu gw sempet jalan bareng 2 temen gw. Niatnya mau makan tapi malah melipir ke department store (Yah namanya juga perempuan). :p
Di sana gw ngeliat satu sandal (sebut saja sandal A) yang modelnya gw suka banget. Istilahnya jatuh cinta sejak pandangan pertama. Tapi karena beberapa pertimbangan, gw ga beli sandal itu tapi malah beli sandal model lain yang belum gw punya (sandal B) tapi notabene ga lebih gw suka dari sandal A.
Beberapa minggu setelah gw beli sandal B, gw kembali ke toko itu.
Tahukah Anda?
Di sana gw kembali menemukan sandal A yang tadinya gw yakin pasti udah dibeli sama orang. Ternyata sandal itu masih ada di sana.
FYI, selama selang waktu beberapa minggu itu gw belum juga menemukan sandal yang bisa menawan hati gw selain sandal A. Padahal gw lumayan sering window shopping. Lain halnya kalo gw ga pernah kemana-mana.
Yang ada di pikiran gw, mungkin sandal itu memang ditakdirkan untuk gw. Bagaimanapun keadaannya.
Dan kenapa engga? Dari awal gw juga udah suka sama sandal itu.
Akhirnya gw pun membeli sandal itu. Anehnya gw beli dengan keadaan dan harga yang sama dengan beberapa minggu sebelumnya saat sandal itu pertama kali gw temukan. Ga ada perubahan (kayaknya) dan ga ada tambahan diskon. Bener-bener dengan keadaan serupa.
:O
Jadi kenapa ga beli dari kemaren2 aja?
Entahlah.
Di situlah misterinya.
Mungkin beberapa minggu lalu, waktunya belum tepat atau mungkin Dia punya alasan lain.
Percaya gak percaya. :p
***
Well, ga beda sama barang, gw yakin mekanisme datangnya jodoh (pasangan hidup) juga seperti itu.
Jodoh itu tergantung sama keputusan lo. Kalo lo ga mau, ga akan pernah jadi jodoh. Itulah yang gw percayai.
Yang kedua dan yang terpenting, jodoh itu ga bisa dipaksakan. Karena cara itu ga akan pernah berhasil.
Dan yang terakhir, you don't need to be in a rush for this. Karena Ia akan memberikannya kepadamu jika saatnya sudah tiba.
Walaupun saat ini lo adalah petualang cinta (:p) yang sedang melakukan pencarian, melompat dari satu orang ke orang lain, jatuh dari satu orang ke orang lain, pada akhirnya nanti lo juga akan dipertemukan sama orang yang benar-benar ditakdirkan untuk jadi pasangan lo.
Walaupun lo telah dipertemukan dengan orang yang salah, yakinlah bahwa suatu saat nanti Ia akan mempertemukan lo dengan orang yang tepat. Yakinlah bahwa Ia telah mempersiapkan yang terbaik buat lo.
Saat ini, lo hanya harus mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk orang itu.
Yakini aja, kalo lo baik, nantinya lo juga akan mendapat yang baik.
Kalo lo setia, lo pasti akan mendapat pasangan yang juga setia.
Well, unfortunately, vice versa. So, you'd better be a good girl. :p
***
Minggu, 17 Juni 2012
Ga enak jadi cewek
Minggu, 17 Juni 2012
Sebulan yang lalu (tepatnya tanggal 11 mei), gw sempet liat retweetan si @alleb21 :
Sebulan yang lalu (tepatnya tanggal 11 mei), gw sempet liat retweetan si @alleb21 :
Agak jleb juga sih bacanya. :p
Tapi rupanya ada sebuah ganjalan juga di hati gw ketika membaca tulisan itu.
Apakah itu?
Well, menurut gw, hal yang dia tulis itu ga sepenuhnya bener.
Nasib cewek ga senelangsa itu kok.
Buat gw, cewek ga cuma bisa 'nunggu' doang.
Seperti yang banyak didengungkan, "Ini jamannya emansipasi wanita jadi sah-sah aja kalo cewek pdkt duluan!".
Nah. Itu salah satu teorinya.
Gw cewek dan gw pun pernah mengalami seninya make a move duluan.
FYI, ada kepuasan tersendiri juga loh ketika langkah lo berhasil. :))
***
Tapi dibalik ganjalan itu, gw juga merasa apa yang dia tulis ada benernya dan memang hal itulah yang lebih sering gw alami. T.T
Mungkin karena gw tipe cewek-cewek oldschool.
Yang selalu malu-malu kayak udang kalo soal ginian. Lebih suka sembunyi di balik batu karang.
Sebenarnya walaupun bener, gw berperperilaku begitu bukan sepenuhnya karena gw masih memegang teguh adat istiadat timur (bahwa cewek itu seharusnya memang cuma menunggu dan menunggu) sih, (karena seperti yang udah gw tulis di atas, gw juga pernah melompati garis batasnya walopun ga ekstrim banget juga) melainkan karena hal lain. Banyak hal.
Dan kebetulan kemarin gw menemukan quote dari damn damnitstrue.
Damn Its TRUE! @damnitstrue
She's not afraid to tell you she loves you, she's just afraid you won't tell her you love her back.
Wah.
Gw Seperti mendapat pembelaan atas masalah ini.
Kenapa cewek relatif sulit untuk make a move duluan dan lebih susah untuk bilang suka (duluan) itu pasti karena mereka ga mau mendengar penolakan dari si opposite.
Karena hal tersebut jugalah yang menjadi salah satu alasan mengapa gw menjadi tipe udang.
Hal lainnya?
Masih banyak dan rasanya ga perlu disebutin juga kali ya.
Karena itulah para cewek lebih banyak diam ketika suka sama cowok dan memendam perasaan sukanya.
Nah Kalo cowok?
Gw yakin cowok juga pasti gamau mendengar penolakan dari orang yang dia suka.
Tapi bedanya, cowok kelihatannya bisa lebih cuek nerima kenyataan walau buruk sekalipun dan dari jaman brontosaurus masih ngeremin telornya juga cowok punya prinsip harus maju dan pantang mundur kalo suka sama cewek.
Dan gw rasa buat mereka, ditolak cewek bukan akhir dari dunia. Mereka bisa lebih kalem menghadapi kasus ini.
Jadi ga masalah lah.
***
Di sisi lain sebenernya cewek-cewek juga bisa menerapkan prinsip para cowok ini di dalam dirinya, loh.
Dan ketika lo, cewek, suka sama cowok plus jikalau saat itu lo merasa itu cowok juga memendam rasa sama lo, ga ada salahnya untuk maju duluan.
Ga haram asal ga berlebihan. Kalo berlebihan yang ada malah jadi bikin itu cowok kabur. :p
***
Jadi?
Apakah jadi cewek itu ga enak?
Jawabannya tergantung sudut pandang dan kepribadian si cewek itu sendiri.
Sebenernya yang ga enak adalah jadi cewek gengsian. *Liat kaca*
*Ketawa miris*
Tapi yang paling penting, privilage cewek (yang ga dimiliki cowok) adalah ga usah repot-repot pdkt!
Biarlah hal itu menjadi urusan cowok dan kita tinggal memilih. Asik kan?
:p
***
Minggu, 03 Juni 2012
My Late Birthday Celebration XD
Minggu, 3 Juni 2012
Tanpa disangka dan diduga, pagi ini tiba-tiba segerombolan mahluk menyerang rumah gw. Gw yang baru bangun tidur, blm sempet ngapa-ngapain (malah pas banget lagi nyuci beras), tentunya cukup kaget melihat kemunculan mereka karena sebelumnya sama sekali ga ada tanda-tanda keberadaan mereka. Sepertinya gw kurang waspada. :p
Walau begitu ternyata mereka sempat kegep sama bokap gw pas ngumpet di depan jalan rumah. Cukup disayangkan... =))
***
FYI, ternyata eh ternyata mereka membawakan saya sebuah kadooo.....
Jadi mereka ini ceritanya memberikan surprise ke gw... Awwwww kaget >.<
*maksa ga sih kagetnya?*
Seperti biasa kami berlima ini memang kadang cuma bisa kumpul lengkap kalo pas ada yang ulang tahun. Dan kebetulan kemarin adalah giliran saya berulang tahun. Karena itulah Hanul, Bimby, Tika dan Firly berkunjung menjenguk saya....
Telhalu deh karena cuma telat seminggu+1 hari. Hahaha. :*
Aaaaaaaaa
Thank yoouuuuuu...
You are surely my best. :*
Love love love :*
PS : Yang ini pasti gw pake kok. Kalo yang 'itu' sih masih belom janji ya.... XD
Gak lupa makasih juga buat yang udah repot-repot ngasih kado dan ngucapin selamat plus doa ke gw kemarin. Bokap, nyokap, abang, mba tata, icak, dan temen-temen gw semuanya yang tidak bisa disebutkan satu per satu (tapi selalu ada di hatiku) :* Makasih semuanyaaaaaa.
Yang ga ngucapin, ga makasih, ya....
Hoho.
***
Tanpa disangka dan diduga, pagi ini tiba-tiba segerombolan mahluk menyerang rumah gw. Gw yang baru bangun tidur, blm sempet ngapa-ngapain (malah pas banget lagi nyuci beras), tentunya cukup kaget melihat kemunculan mereka karena sebelumnya sama sekali ga ada tanda-tanda keberadaan mereka. Sepertinya gw kurang waspada. :p
Walau begitu ternyata mereka sempat kegep sama bokap gw pas ngumpet di depan jalan rumah. Cukup disayangkan... =))
***
FYI, ternyata eh ternyata mereka membawakan saya sebuah kadooo.....
Jadi mereka ini ceritanya memberikan surprise ke gw... Awwwww kaget >.<
*maksa ga sih kagetnya?*
Seperti biasa kami berlima ini memang kadang cuma bisa kumpul lengkap kalo pas ada yang ulang tahun. Dan kebetulan kemarin adalah giliran saya berulang tahun. Karena itulah Hanul, Bimby, Tika dan Firly berkunjung menjenguk saya....
Telhalu deh karena cuma telat seminggu+1 hari. Hahaha. :*
| Ini dia kadonya. Bungkusannya rapi banget, jadi ga tega bukanya >.< |
Thank yoouuuuuu...
You are surely my best. :*
Love love love :*
PS : Yang ini pasti gw pake kok. Kalo yang 'itu' sih masih belom janji ya.... XD
![]() |
| BFHWT |
Gak lupa makasih juga buat yang udah repot-repot ngasih kado dan ngucapin selamat plus doa ke gw kemarin. Bokap, nyokap, abang, mba tata, icak, dan temen-temen gw semuanya yang tidak bisa disebutkan satu per satu (tapi selalu ada di hatiku) :* Makasih semuanyaaaaaa.
Yang ga ngucapin, ga makasih, ya....
Hoho.
***
Jumat, 01 Juni 2012
Apakah Kamu Masih Mengenal 'Privasi'?
Jumat, 1 Juni 2012
Jadi inget pernah ada seorang teman yang nanya ke gw, "Kok lo ga pernah galau si? kalo galau, paling soal internet -_-"
Denger (baca) pertanyaan dia, gw cuma bisa cengar-cengir.
Rasanya modus gw berhasil.
*toyor*
Iya, beneran. Ini serius loh.
Berangkat dari keprihatinan gw akan kehidupan Jejaring sosial belakangan ini, gw jadi merasa harus membentengi diri dan menjauhkan diri dari aksi mengekspos kehidupan pribadi gw di muka publik. Macem selebritis yee -_-
"Kenapa?"
"Apa yang lo prihatinkan?"
Kalo lo adalah pengguna salah satu jejaring sosial (JS), pasti ga pake tanya lagi.
Pernah dong baca curhatan temen lo di status soal kehidupan percintaannya, keluarganya, pertemanannya?
Ada yang belom pernah?
Kalo belom pernah, menurut gw itu berarti lo adalah orang yang cukup beruntung.
Buat orang-orang beruntung yang belum pernah baca curhatan orang di JS, kalo penasaran dengan apa yang gw maksud, silakan deh baca contohnya di bawah ini:
(Silakan tanggung sendiri Efek yang terjadi setelah melihat apa yang ada di bawah ini :p)
Gimana?
Heboh kah?
Sebenernya ga cuma itu.
Malah masih ada yang lebih heboh dari status-status di atas (masih dari akun yang sama). Sayang ga tega aja ngopasnya.
Apa?
Mau contoh lagi?
Maksa banget deh. *dikeplak*
***
Hal-hal di atas itulah yang membuat gw berpikir kalo kehidupan JS saat ini sudah terlalu berlebihan. Sangat berlebihan dan kelewat batas (untuk orang-orang tertentu yang sayangnya merupakan mayoritas pengguna). -_-
Kalo kayak gini, gimana bisa gw ga prihatin?
Lets say, terkadang dengan hanya melihat beberapa kalimat, pembaca bisa tau seperti apa kehidupan si penulis, apa masalah yang dia alami (dari sudut pandang dia), apa yang menyulitkan dia (seperti yang sering banget gw temui).
Sejujurnya gw sangat tidak bisa menganggap ini hal yang biasa, loh (entah ini kelainan apa bukan) dan lagi-lagi menurut gw itu tidak benar.
Itulah sebabnya mengapa gw amat sangat menjaga tulisan-tulisan gw supaga ga terlalu berlebihan.
Gw jadi anti curhat lewat JS. Lagian ngapain juga gw curhat di JS? -_-
Apa perlunya orang2 tau masalah pribadi gw?
Sebenarnya upate status, menulis sesuatu untuk ditujukan ke orang lain itu wajar.
Karena gw juga melakukan itu dan JS memang diciptakan untuk berbagi.
Tapi kalo sampe menjadikan JS sebagai diary sih itu udah ga asik.
Terus terang aja gw merasa hal-hal itu (Curhat macem2 di JS) terlalu berlebihan dan rasanya kurang pas aja untuk lo lakukan.
***
Dan akibat fenomena ini, belakangan malah gw jadi lbh simpatik sama orang yang ga suka curhat aneh-aneh lewat statusnya dibanding orang yang suka koar-koar berkeluh kesah soal kehidupannya yang gw rasa ada juga yang ga sepantasnya di share ke khalayak ramai.
Terima kasih untuk yang telah membaca post ga jelas ini dari awal sampai akhir.
Semoga bermanfaat untuk kita semua!
***
Jadi inget pernah ada seorang teman yang nanya ke gw, "Kok lo ga pernah galau si? kalo galau, paling soal internet -_-"
Denger (baca) pertanyaan dia, gw cuma bisa cengar-cengir.
Rasanya modus gw berhasil.
*toyor*
Iya, beneran. Ini serius loh.
Berangkat dari keprihatinan gw akan kehidupan Jejaring sosial belakangan ini, gw jadi merasa harus membentengi diri dan menjauhkan diri dari aksi mengekspos kehidupan pribadi gw di muka publik. Macem selebritis yee -_-
"Kenapa?"
"Apa yang lo prihatinkan?"
Kalo lo adalah pengguna salah satu jejaring sosial (JS), pasti ga pake tanya lagi.
Pernah dong baca curhatan temen lo di status soal kehidupan percintaannya, keluarganya, pertemanannya?
Ada yang belom pernah?
Kalo belom pernah, menurut gw itu berarti lo adalah orang yang cukup beruntung.
Buat orang-orang beruntung yang belum pernah baca curhatan orang di JS, kalo penasaran dengan apa yang gw maksud, silakan deh baca contohnya di bawah ini:
(Silakan tanggung sendiri Efek yang terjadi setelah melihat apa yang ada di bawah ini :p)
Gimana?
Heboh kah?
Sebenernya ga cuma itu.
Malah masih ada yang lebih heboh dari status-status di atas (masih dari akun yang sama). Sayang ga tega aja ngopasnya.
Apa?
Mau contoh lagi?
Maksa banget deh. *dikeplak*
Oke, gw kasih satu contoh lain.
Jadi, salah satu kenalan gw, pasa liburan selaluuuu nulis status yang sedih-sedih.
Dari status itu tuh kayaknya dia jadi cewek paaaaaling malang di dunia sementara pacarnya itu adalah cowok paliiiiiing jahat di dunia (temen gw kebetulan perempuan).
Begitu terus statusnya tiap hari. Isinya curhatan dia soal cowoknya. Malah kadang dalam satu hari dia bisa bikin status beberapa kali.
(Gw juga heran kenapa gw baca2 status dia -_-)
Karena gw merasa dia temen gw, gw juga jadi merasa agak prihatin sih...
Kasian aja ngeliat dia yang kayaknya lemah dan terzolimi gitu.
Walaupun begitu, gw juga ga pernah menanggapi tulisan dia, cuma melihat sepak terjangnya dari jauh.
Gw pikir dalam masa-masa desperate gitu lebih baik dia ga diganggu. Gw merasa pasti dia butuh kesendirian di masa galaunya itu.
TAPI anehnya, begitu masuk kuliah, gw melihat mereka pacaran!!! Mereka jalan berduaan, bercanda-canda, ketawa-tiwi.
Gilaaaaaaaaaaaa! Maksudnya apaa?
Ini gw yang udah ga waras apa gimana sih?
Bener-bener ga paham sama orang-orang macem begitu.
Kalo berdasarkan status itu cewek yang super duper menderita dan kayaknya udah tersakiti banget-banget itu sih, sewajarnya ya.. Ya udah, putus, ga ketemu, ga tegur-teguran sampe tua. Tapi ini kenyataannya apa? Kebalikannya. Seolah ga pernah ada yang terjadi.
Siapa yang salah coba?
Gw yang salah karena berpikir yang enggak-enggak padahal mereka baik-baik aja atau dia yang terlalu mendramatisir keadaan padahal ga ada apa-apa.
JANGAN BILANG KALO INI SALAH GW!!!!!
JANGAN BILANG KALO INI SALAH GW!!!!!
Intinya, apa sih untungnya mengekspose kehidupan pribadi sehingga orang-orang tau masalah lo? Dan apa juga untungnya membesar-besarkan masalah kayak gitu?
*Tarik napas....... Buang...*
***
Hal-hal di atas itulah yang membuat gw berpikir kalo kehidupan JS saat ini sudah terlalu berlebihan. Sangat berlebihan dan kelewat batas (untuk orang-orang tertentu yang sayangnya merupakan mayoritas pengguna). -_-
Kalo kayak gini, gimana bisa gw ga prihatin?
#sigh.
Dan itu dishare secara suka rela oleh sang empunya kehidupan lho. Ga pake susah-susah, ga pake ngerumpi, cukup gabung di akun orang itu aja. :|
Dan itu dishare secara suka rela oleh sang empunya kehidupan lho. Ga pake susah-susah, ga pake ngerumpi, cukup gabung di akun orang itu aja. :|
Apa iya itu hal yang lumrah? Secara gw yang ga kenal-kenal banget sama dia aja bisa tau intrik kehidupan itu orang sampe sedalem-dalemnya. Apa iya itu masih bisa dibilang normal?
Kalo kata temen gw, "Kemana perginya privasi?".
Sebenernya dia yang terlalu mengekspose kehidupan pribadinya atau malah gw-nya aja yang terlalu introvert sampe ga bisa menganggap hal kayak gini sebagai sesuatu yang biasa?
***
Sejujurnya gw sangat tidak bisa menganggap ini hal yang biasa, loh (entah ini kelainan apa bukan) dan lagi-lagi menurut gw itu tidak benar.
Itulah sebabnya mengapa gw amat sangat menjaga tulisan-tulisan gw supaga ga terlalu berlebihan.
Gw jadi anti curhat lewat JS. Lagian ngapain juga gw curhat di JS? -_-
Apa perlunya orang2 tau masalah pribadi gw?
Karena gw juga melakukan itu dan JS memang diciptakan untuk berbagi.
Tapi kalo sampe menjadikan JS sebagai diary sih itu udah ga asik.
Terus terang aja gw merasa hal-hal itu (Curhat macem2 di JS) terlalu berlebihan dan rasanya kurang pas aja untuk lo lakukan.
Sungguh.
Dan sebenernya fungsi JS memang bukanlah sebagai diary. Masih ada yang namanya blog. Kalo mau curhat, silakan curhat sepuasnya di situ.
Dan sebenernya fungsi JS memang bukanlah sebagai diary. Masih ada yang namanya blog. Kalo mau curhat, silakan curhat sepuasnya di situ.
Menurut gw sih ya...
***
Dan akibat fenomena ini, belakangan malah gw jadi lbh simpatik sama orang yang ga suka curhat aneh-aneh lewat statusnya dibanding orang yang suka koar-koar berkeluh kesah soal kehidupannya yang gw rasa ada juga yang ga sepantasnya di share ke khalayak ramai.
Kesannya yang pertama lebih cool dan misterius gimanaa gitu.
Hahaha.
Intinya sih sebenernya oke-oke aja update status dan sharing lewat JS asalkan tau batasan antara privasi dan yang bukan.
Ingat, statusmu adalah harimaumu.
Jangan sampai tulisan-tulisan itu jadi boomerang yang bisa membahayakan lo di kemudian hari.
Intinya sih sebenernya oke-oke aja update status dan sharing lewat JS asalkan tau batasan antara privasi dan yang bukan.
Ingat, statusmu adalah harimaumu.
Jangan sampai tulisan-tulisan itu jadi boomerang yang bisa membahayakan lo di kemudian hari.
Well, it's just my opinion...
Mohon maaf jika ada yang merasa tersindir, karena gw memang berniat menyindir kok. Maksudnya sih secara halus, semoga aja bisa diterima dengan baik.
Toh ini buat kebaikan anda juga.
Yuk kita introspeksi diri bareng-bareng.
:DYuk kita introspeksi diri bareng-bareng.
Semoga bermanfaat untuk kita semua!
Terakhir, untuk temanku, gw bukannya ga pernah galau.
Gw hanya ga pernah menunjukkan saat-saat penggalauan gw. :p
Gw hanya ga pernah menunjukkan saat-saat penggalauan gw. :p
***
Langganan:
Postingan (Atom)







