ngomong-ngomong, cepet sembuh ya, bu mantan editor! :D
Oleh sebab yang telah disebutkan diatas, alhasil tadi gue pulang sendiri deh. Moci katanya mau main congklak di rumah om. Weleh, ada-ada aja emang itu anak.
Sampai di rumah, gue makan risol dan gatot terus lanjut solat.
Setelah melaksanakan ritual siang, sekitar pukul setengah 3 gue masuk kamar dan tiduuuuuuur ...
Kayaknya tadi gue baru tidur sebentar ketika gw terbangun karena suara petir menggelegar berkali-kali. *Serius, tadi petirnya banyak banget dan gede-gede pula*.
Mendengar suara petir berkali-kali disertai hujan deras, gue pun terbangun berkali-kali. Tapi gue pun tertidur lagi berkali-kali pula.
Sungguh, cara tidur yang aneh.
By the way, tadi itu ujannya bener-bener deres dan lama loh.
*Kayak tau aja, lo kan tadi tidur, win.*
Menurut feeling sotoy gue sih gitu, tadi tuh ujan lama dan deres banget. Plus awet pula.
Wong sampe malem aja masi diwarnai hujan rintik-rintik yang kadang-kadang deres juga kok.
Intinya, tadi itu gue bener-bener aneh. Sayang juga sih, gue ga bisa jadi saksi hidup yang menyaksikan hujan 500.000 Liter.
Karena tadi gue hanya menjadi saksi setengah idup.
* * *
Tidak ada komentar:
Posting Komentar